Tuesday, September 4, 2012

10 Hari Lagi, "Ferrari" Dahlan Iskan Tiba di Jakarta

10 Hari Lagi, "Ferrari" Dahlan Iskan Tiba di Jakarta

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akan segera memakai mobil listrik sekelas "Ferrari". Dahlan mengklaim akan memakainya dalam 10 hari lagi dan akan segera tiba di Jakarta.


Saat ini, mobil listrik sekelas "Ferrari" ini sedang diproduksi di Yogyakarta. Mobil listrik sekelas Ferrari" ini akan memiliki sejumlah fitur teknologi kelas atas (high end).


"Ini masih belum selesai. Rencananya 10 hari lagi selesai sehingga nanti saya bisa pakai 'Ferrari' itu," kata Dahlan selepas Rapat Pimpinan di kantor PT Perusahaan Gas Negara Tbk Jakarta, Selasa (4/9/2012).


Dahlan juga menambahkan, saat ini mobil listrik seri kedua setelah versi Ahmadi ini sedang dalam tahap pemasangan baterai listrik. Masalahnya, baterai ini diimpor langsung dari Amerika Serikat.


"Baterainya masih tertahan di pelabuhan karena masalah administrasi. Itu ternyata malah satu bulan, petugasnya saja sampai menganggur. Sekarang sudah mulai dipasang, khususnya setelah lebaran kemarin," ujarnya.


Agar harga mobil nantinya bisa ditekan, Dahlan menginginkan agar baterai untuk mobil atau motor listrik bisa diproduksi di dalam negeri.


Sekadar catatan, sebelumnya Dahlan telah mengunjungi PT Nipress Tbk di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Kunjungan itu untuk membicarakan kesiapan Nipress dalam pembuatan baterai untuk memasok kebutuhan tenaga penggerak mobil listrik nasional.


Dahlan menyebutkan, Nipress sudah menyatakan kesiapannya untuk memasok komponen baterai yang akan dipasang di mobil listrik. Dalam pembicaraan itu, Nipress menyatakan mampu memproduksi baterai jenis lithium forre phosphat. Dahlan berharap Nipress dapat memproduksi baterai lithium tersebut pada Mei 2013.


Saat ini, investasi mobil listrik nasional diperkirakan menelan dana sebesar Rp 5 triliun. Ada empat varian kendaraan yang akan menggunakan energi listrik tersebut, yakni kendaraan sekelas Suzuki Carry, sejenis Toyota Avanza, sekelas Honda Jazz, serta Mercedes-Benz.


Sekadar informasi, mobil listrik sekelas Ferrari ini dibanderol seharga Rp 1,5 miliar per unit. Sampai saat ini jumlah pemesanan mencapai 40 unit, termasuk pesanan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.


Mobil listrik dari Yogyakarta tersebut dirakit oleh Danet Suryatama. Insinyur lulusan Institut Teknologi Surabaya dengan gelar doktor dari Michigan, AS, ini sudah lebih 10 tahun menjadi engineer di pabrik mobil AS.


READ MORE»

Ada Beasiswa Riset di NTU Singapura

Ada Beasiswa Riset di NTU Singapura

SERAMBINEWS.COM - Nanyang Technological University (NTU), Singapura, kembali menawarkan Nanyang President's Graduate Scholarship (NPGS) pada tahun akademik baru. Sarjana baru atau mahasiswa semester akhir yang berniat untuk meneruskan karier riset doktoral di salah satu universitas terkemuka di Asia, segera ambil kesempatan ini.


NTU menyediakan 30 beasiswa NPGS untuk meraih program gelar doktor (PhD). Meski penyelenggara akan mengutamakan warga Singapura, namun tidak ada batasan kewarganegaraan dalam upaya meraih beasiswa ini.


Penyelenggara akan memenuhi semua dana pendidikan sampai empat tahun, uang saku 3.200 dolar Singapura, biaya ikut serta dalam konferensi di luar negeri, tunjangan untuk penggunaan teknologi informasi sebesar 1.500 dolar Singapura, dan berhak atas hibah tahunan sebesar 500 dolar Singapura untuk berlangganan jurnal atau membeli buku, tunjangan persiapan tesis, dan mendapat prioritas untuk akomodasi kampus bersubsidi.


Untuk mendapatkannya, syaratnya Anda harus lulus S-1 dan menunjukkan kemampuan penelitian yang sangat baik. Pada saat mendaftar, Anda hanya perlu menyertakan surat keterangan dari Universitas jika Anda akan segera menyelesaikan kuliah Anda dengan hasil yang sangat baik.


Untuk mendaftar, cukup lengkapi dokumen dengan formulir aplikasi, dua lembar foto paspor terbaru, fotokopi skor TOEFL / IELTS, fotokopi skor GRE / GMAT / GATE, transkrip nilai (terjemahan dalam bahasa Inggris dan bahasa aslinya), fotokopi ijazah S-1 (terjemahan dalam bahasa Inggris dan bahasa aslinya), surat rekomendasi, serta proposal penelitian dan publikasi penelitian. Kirim melalui laman resmi beasiswa atau ke alamat kantor:


Nanyang Technological University
Student Services Centre, Lantai 3 No. 42 Nanyang Road, Singapore 639.815.


Masih ada waktu. Pendaftaran dibuka mulai 1 September 2012 sampai dengan 31 Oktober 2012 untuk masuk di kelas pertama Agustus 2013 atau Januari 2014. Informasi lebih lanjut bisa dilihat di sini.

READ MORE»

Sunday, September 2, 2012

Padamkan Kebakaran Malah Temukan Mortir

Padamkan Kebakaran Malah Temukan Mortir

SERAMBINEWS.COM, KEDIRI - Sebuah mortir aktif ditemukan oleh seorang personel TNI saat membantu pemadaman kebakaran hutan produksi area Gunung Klothok, Kediri, Jawa Timur, Minggu (2/9/2012). Diduga bahan peledak tersebut merupakan sisa peninggalan perang yang belum sempat meledak.


Mortir yang mempunyai panjang sekitar 15 sentimeter dan berat sekitar 1 kilogram tersebut masih utuh namun sudah berkarat dan sirip ekornya cacat. Beberapa bagian mortir gosong akibat kebakaran.


"Tadi ditemukan diantara sisa-sisa kebakaran. Kondisinya tadi masih panas karena terpanggang, jadi saya membawanya turun gunung nunggu dingin dulu," kata anggota kesatuan Brigif 16 Wirayudha yang enggan disebutkan namanya ini.


Diduga mortir tersebut merupakan sisa peninggalan perang yang pernah berkecamuk di negeri ini beberapa tahun silam. "Kalau melihat kondisinya, mortir ini telah diluncurkan tapi tidak meledak," ujarnya.


Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, mortir tersebut lalu diamankan dan dibawa ke markas TNI untuk diledakkan.


Sementara keterlibatan TNI dalam pemadaman kebakaran hutan BKPH Kediri tersebut karena lokasi markas mereka berada tidak jauh dari lokasi kebakaran. Sedikitnya 60 personel TNI diturunkan untuk membantu Perhutani dan warga yang memadamkan api.

READ MORE»

Perempuan Terkaya Dunia Kritik Orang Miskin

Perempuan Terkaya Dunia Kritik Orang Miskin

SERAMBINEWS.COM - Gine Rinehart yang kini dijuluki perempuan terkaya sejagat mengkritik orang miskin di Australia. Dia menasehati orang-orang yang cemburu terhadap orang kaya, untuk mengurangi menenggak minuman keras atau merokok, dan bersosialisasi, dan dianjurkan untuk lebih banyak waktu untuk bekerja.

Gina Rinehart adalah miliuner bidang pertambangan. Kekayaannya ditaksir lebih dari 28 miliar dolar. Rinehart, 56 tahun, bersikeras bahwa orang kaya seperti dia sudah melakukan banyak hal untuk membantu kaum miskin, seperti yang dikabarkan telegraph.


Dia memperingatkan Australia, beresiko seperti ekonomi Eropa, yang hancur oleh kebijakkan sosialis, pajak yang tingga, dan kelebihan regulasi. Pada bulan Mei, Rinehart menyandang julukan menjadi perempuan terkaya di dunia, setelah dia berhasil membesarkan perusahaan pertambangan, yang diwariskan dari ayahnya, Lang Hancock, pada tahun 1992.



Komentar Rinehart yang dimuat dalam kolom reguler di majalah Australian Resources and Investment, mengundang sejumlah kritik.


READ MORE»

Saturday, September 1, 2012

Subhanallah! Air Sungai Ini Sangat Bening Bagai Cermin

Subhanallah! Air Sungai Ini Sangat Bening Bagai Cermin

SERAMBINEWS.COM, SWITZERLAND - Apakah ini sungai terjernih di dunia? Jika dilihat air sungai yang berada di Verzasca, Switzerland ini sangat jernih. Sangking jernihnya, orang-orang mampu melihat semua isi dalam sungai seakan-akan tidak ada air saja.

Bahkan para penyelam juga bisa dengan leluasa melihat pemandangan di daratan atau pinggiran sungai dengan sangat jelas.

Air sungai ini dikenali kejernihan karena mengalir dari mata air pegunungan di Pizzo Barone hingga Tasik Maggiore.  Karena jernihnya, seseorang yang sedang menyelam sedalam 10 meter bisa melihat dengan jelas jambatan yang membentang di sungai .

Para wisatawan Muslim yang melancong dan melihat air sungai ini langsung berucap; Subhanallah, ini adalah Maha Karya Allah yang sangat menakjubkan. (Halim El Bambi/Googlic)


 

 

 

 


Penulis : halim
READ MORE»

Memburu Kitab Karangan Ulama Aceh di Mesir

Memburu Kitab Karangan Ulama Aceh di Mesir

AZMI ABUBAKAR, mahasiswa Fakultas Syariah Universitas Al-Azhar, Editor Buletin el-Asyi, melaporkan dari Kairo

SATU hal yang yang tak pernah saya duga selama belajar di Mesir adalah keberadaan kitab-kitab berbahasa Melayu dengan aksara Arab (jawo). Berbagai literatur Islam ini bertebaran di Maktabah Halabi yang terletak di Kota Hussein, tepatnya di belakang Universitas Al-Azhar.

Halabi adalah sebuah maktabah sederhana dan tidak begitu luas. Berbagai kitab cetakan lama menjadi ciri khas dari maktabah ini. Selain kitab jawo, Halabi juga menjual berbagai literatur Arab, semuanya berupa cetakan lama. Nama Halabi sendiri merupakan nisbah dari pendiri maktabah ini yang bernama lengkap Mustafa Al-Halabi.

Kala itu Syekh Mustafa Al-Halabi bergaul sangat intens dengan para ulama semenanjung Melayu. Sepeninggal beliau, maktabah ini terus dipertahankan oleh anak, cucu, serta cicitnya.

Diperkirakan, Matabah Halabi ini berdiri pada awal abad 20 Masehi, mengikut beberapa cetakan kitab jawo yang cetakannya berkisar pada tahun 1900-an. Kitab-kitab tersebut adalah buah dari mahakarya ulama-ulama Melayu pada abad 20 Masehi. Di antaranya karangan ulama negeri Aceh, Banjar, Pattani, juga mahakarya dari ulama Pulau Jawa.

Keberadaan kitab-kitab tersebut membuktikan eksistensi ulama-ulama  semenanjung Melayu di Mesir dalam rangka mengajar dan belajar. Selama di Mesir, para ulama ini menyempatkan diri menulis kitab.

Di antara kitab jawo yang sudah berada di tangan saya adalah kitab Nuzhatul Ikhwan yang dicetak pada tahun 1349 Hijriah atau bertepatan dengan tahun 1928 Masehi. Kitab ini dikarang oleh ulama asal Aceh bernama Abdullah bin Isma’il Al-asyi. Nuzhatul Ikhwan adalah kitab bahasa untuk memudahkan pelajar menguasai beragam kosakata asing. Yang menarik dari kitab ini adalah turut menyertakan kosakata bahasa Aceh dan Turki, di samping bahasa Melayu dan Arab.

Beberapa bulan lalu, saya sempat memposting cover kitab ini di jejaring sosial facebook dan mendapat respons luar biasa dari facebooker, khususnya para pemerhati bahasa dan budaya Aceh. Salah satu nilai tarik dari kamus bahasa ini karena telah membuka fakta bahwa promosi bahasa Aceh dalam kancah dunia telah dimulai semenjak dulu oleh  Syekh Abdullah bin Isma’il Al-Asyi dalam format kitab jawo.

Kitab karangan ulama Aceh lainnya adalah Bidayatul Al-Hidayah yang dicetak tahun 1342 H atau bertepatan dengan tahun 1921 M. Kitab ini dikarang Syekh Muhammad Zein bin Alfaqih Jalaluddin. Bidayatul Al-Hidayah banyak mengupas tentang ilmu tauhid dan fikih.

Masih ada beberapa kitab jawo lain yang telah saya koleksi. Di antaranya Al Wahbah Al-ilahiyah karangan Syekh Muhammad Mukhtar Al-Jawi Al-Batawi Al-Bogori. Kitab ini menyebutkan bahwa pengarang pernah bermukim di Mekkah dan menjadi pengajar di Masjidil Haram. Kitab ini mengupas tentang hak-hak mayat, bab shalat dan puasa.

Maktabah Halabi telah membuat saya terkagum-kagum dengan beragam mahakarya ulama dari tanah Melayu, terutama kitab-kitab karangan ulama Aceh. Namun sayangnya, dalam beberapa kitab yang saya koleksi, tak ada satu pun dari para ulama tersebut yang menulis biografi (manaqib)-nya, kecuali hanya menulis negeri asal. Bahkan ada yang hanya menyebut dirinya sebagai hamba Allah saja. Di kalangan para ulama, hal ini bertujuan untuk membebaskan diri dari sifat ujub dan riya, Wallahu ‘alam.  


* Bila Anda punya informasi menarik, kirimkan naskah dan fotonya serta identitas Anda ke email: redaksi@serambinews.com

READ MORE»
Copyright 2011 Pilkada Aceh - Template by Kautau Dot Com - Editor premium idwebstore